SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (2)

 SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Bisnis Elektronik Global dan Kolaborasi

 

 

Disusun Oleh :

Nur Azizah (43217120170)

 

 

Sistem Informasi Manajemen

Sabtu / M-710

Yananto Mihadi Putra, S.E., M.Si., CMA

 

 

 

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS MERCU BUANA

JAKARTA 2021
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Disusun Oleh : NUR AZIZAH – 43217120170

Dosen Pengampu : Yananto Mihadi Putra, S.E., M.Si., CMA

 

Abstrak

Dalam beroperasi, sebuah bisnis harus berhubungan dengan banyak informasi yang berbeda tentang pemasok, konsumen, karyawan, faktur, dan pembayaran, dan produk dan layanan mereka. Bisnis tersebut harus mengatur kegiatan kerja yang menggunakan informasi ini untuk beroperasi secara efisien dan meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan. Dalam melakukan operasi bisnisnya perusahaan dapat memaksimal Sistem Manajemen Informasi salah satunya Eccomerce..

In operation, a business must deal with a lot of different information about suppliers, consumers, employees, invoices, and payments, and their products and services. The business must regulate work activities that use this information to operate efficiently and improve overall company performance. In conducting its business operations, the company can maximize the Information Management System, one of which is Eccomerce.


PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Apa itu ecommerce? Electronic commerce atau ecommerce adalah segala aktivitas jual beli yang dilakukan melalui media elektronik. Meskipun sarananya meliputi televisi dan telepon, kini ecommerce lebih sering terjadi melalui internet.

Oleh karena pengertian tersebut, ada kesalahpahaman tentang ecommerce dan marketplace. Istilah ecommerce digunakan untuk mendeskripsikan semua transaksi yang memakai media elektronik.

Marketplace sendiri adalah salah satu model ecommerce, di mana ia berfungsi sebagai perantara antara penjual dan pembeli. Penjual yang berdagang di marketplace hanya perlu meladeni pembelian. Semua aktivitas lain seperti pengelolaan website sudah diurus oleh platform tersebut.  Situs-situs seperti Shopee dan Lazada adalah dua contoh marketplace.

Jadi perusahaan dapat menggunakan berbagai marketplace untuk memajukan dan meningkatkan daya jual perusahaan. Jadi customer dapat dengan mudah mendapatkan dan membeli barang yang dibutuhkan di perusahaan.

 

B. Rumusan Masalah

1. Apa itu eccomerce dan marketplace?

2. Apa saja jenis Eccomerce?

3. Perkembangan Eccomercce di Indonesia dan penerepaanya di perusahaan

4. Apa saja keunggulan menggunakan Eccomerce dalam perusahaan?

5. Apa saja kelemahan menggunakan Eccomerce?

6. Pengeruh eccomerce dalam meningkatkan penjuaan perusahaan?

 

C. Tujuan

Tujuan dari penulisan ini adalah

1. Untuk mengetahui maksud dari Eccomerce dan marketplace

2. Agar pembaca mengetahui jenis-jenis eccomerce

3. Agar pembaca mengatahui perkembangan eccomerce dan penerapan di perusahaan

4. Agar pembaca mengatahui keunggulan dan kelemahan menggunakan eccomerce dalam perusahaan

5. Pengaruh dari adanya eccomerce yang didapatkan perusahaan.

 


LITERATUR TEORI

Menurut Mariza Arfina dan Robert Marpuang e-commerce atau yang biasa dikenal dengan e-com dapat diartikan sebagai suatu cara berbelanja atau berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas internet dimana terdapat website yang menyediakan layanan “get and deliver”.

Menurut Loudon (1998) E-commerce adalah suatu proses transaksi yang dilakukan oleh pembeli dan penjual dalam membeli dan menjual berbagai produk secara elektronik dari perusahaan ke perusahaan lain dengan menggunakan komputer sebagai perantara transaksi bisnis yang dilakukan.

Menurut Jony Wong, E-Commerce adalah pembelian, penjualan, dan pemasaran barang serta jasa melalui sistem elektronik.

Menurut Vermaat, E-Commerce adalah transaksi bisnis yang terjadi dalam jaringan elektronik seperti internet. Dengan kata lain, siapapun yang memiliki jaringan internet dapat berpartisipasi dalam kegiatan E-Commerce.

Jenis Eccomerce

Ada beberapa jenis transaksi di dalam e-commerce ini, karena itu, istilah e-commerce dan e-business selalu dikaitkan.

l Business to business (B2B) — Jenis di mana sebuah perusahaan menjual produk atau jasa kepada perusahaan lainnya. Dalam model ecommerce ini, biasanya pembeli memesan barang dalam jumlah besar. Contohnya adalah sebuah perusahaan yang membeli perlengkapan kantor dari sebuah produsen.

l Business to consumer (B2C) — Dalam jenis ecommerce ini, sebuah perusahaan menjual produk atau jasa kepada konsumen. Pada umumnya, pelanggan dalam ecommerce B2C hanya mengecer. Jika anda pernah membeli dari suatu toko online, aktivitas tersebut termasuk dalam golongan ini.

l Consumer to consumer (C2C) — Pernah menjual barang bekas ke orang lain yang membutuhkannya melalui internet? Aktivitas tersebut termasuk dalam ecommerce jenis ini. Dengan kata lain, C2C adalah transaksi online antara dua individu.

l Consumer to business (C2B) — Berkebalikan dengan B2C, ecommerce C2B adalah skenario di mana seseorang menjual produk atau layanan kepada sebuah perusahaan. Seorang graphic designer, misalnya, menawarkan dan menjual logo buatannya kepada sebuah bisnis makanan.

l Business to public administration (B2A) — Model ecommerce ini mirip dengan B2B, tetapi pelakunya adalah bisnis dan lembaga pemerintah. Contoh B2A adalah jasa pembuatan website untuk sistem administrasi online.

l Consumer to public administration (C2A) — Jenis ecommerce ini berjalan seperti C2B. Namun, transaksi dilakukan oleh individu dan lembaga pemerintah. Ecommerce dengan model C2A jarang ditemui di Indonesia. Jenis transaksi yang terjadi biasanya berbentuk jasa.

 


PEMBAHASAN

Terdapat empat aplikasi utama dalam sebuah perusahaan:

l Sistem Perusahaan/Enterprise systems.

Sebuah perusahaan akan menggunakan sistem perusahaan, yang juga dikenal sebagai sistem perencanaan sumber daya perusahaan/Enterprise Resource Planning (ERP), untuk melakukan integrasi terhadap proses bisnis dalam pembuatan dan produksi, membiayai akuntansi, penjualan dan pemasaran, dan sumber daya manusia ke dalam sebuah sistem perangkat lunak yang tunggal. Informasi yang sebelumnya terfragmentasi dalam banyak sistem yang berbeda disimpan dalam repositori data tunggal yang komprehensif di mana data tersebut dapat digunakan oleh semua bagian bisnis yang berbeda.

l Sistem Manajemen Rantai Pasokan/supply chain management systems (SCM).

Perusahaan menggunakan SCM untuk membantu mengelola hubungan dengan para pemasok. Sistem ini juga membantu pemasok, perusahaan pembelian, distributor, dan perusahaan logistik dalam berbagi informasi tentang pesanan, produksi, tingkat inventaris, dan pengiriman produk dan layanan sehingga mereka dapat mencari, memproduksi, dan mengirimkan barang dan jasa secara efisien. Tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan jumlah produk yang tepat, dari sumber mereka ke titik konsumsi dengan jumlah waktu yang paling sedikit dan dengan biaya paling rendah. Sistem tersebut digunakan untuk meningkatkan keuntungan perusahaan dan dengan menurunkan biaya untuk memindahkan dan membuat produk dan dengan memungkinkan para manajer untuk membuat keputusan yang lebih baik tentang bagaimana mengatur dan menjadwalkan sumber, produksi, dan distribusi.

Sistem manajemen rantai pasokan merupakan salah satu jenis sistem antar-organisasi karena dapat digunakan untuk melakukan otomatis terhadap aliran informasi yang dapat melintasi batas-batas organisasi. Sistem ini juga dapat memungkinkan perusahaan untuk berhubungan secara digital dengan para konsumen juga memberikan pekerjaan sebagian perusahaan kepada perusahaan outsourcing.

l Sistem Manajemen Hubungan Konsumen/Customer Relationship Management (CRM)

Perusahaan menggunakan CRM untuk membantu mengelola hubungan dengan konsumen. Sistem CRM memberikan informasi untuk mengoordinasikan dengan semua proses bisnis yang berhubungan dengan konsumen dalam penjualan, pemasaran, dan layanan untuk mengoptimalkan pendapatan, kepuasan konsumen, dan mempertahankan konsumen. Informasi ini membantu perusahaan mengidentifikasi, menarik, dan mempertahankan konsumen yang paling menguntungkan; memberikan pelayanan yang lebih baik kepada konsumen yang sudah ada; dan meningkatkan penjualan.

l Sistem Manajemen Pengetahuan/Knowledge Management Systems (KMS).

Terdapat beberapa perusahaan yang dapat berkinerja lebih baik daripada perusahaan lainnya karena mereka memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang cara membuat, memproduksi, dan memberikan produk dan layanan. Pengetahuan dari perusahaan ini cukup unik, sulit ditiru, dan dapat dimanfaatkan menjadi manfaat strategis dalam jangka panjang. KMS memungkinkan organisasi untuk mengelola proses bisnis yang lebih baik untuk menerima dan menerapkan pengetahuan dan keahlian. Sistem ini mengumpulkan semua pengetahuan dan pengalaman yang relevan di perusahaan dan membuatnya tersedia di mana saja dan kapan saja diperlukan untuk meningkatkan proses bisnis dan keputusan manajemen. Sistem ini juga menghubungkan perusahaan dengan sumber pengetahuan eksternal.

KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN ECCOMERCE DALAM PERUSAHAAN

l Mempermudah kinerja perusahaan dalam bisnis

Sistem informasi dapat membantu melakukan otomatis terhadap banyak langkah proses bisnis yang sebelumnya dilakukan secara manual, seperti memeriksa kredit milik nasabah atau menerbitkan faktur dan pesanan pengiriman. Tetapi dengan teknologi informasi semua proses kerja di atas dapat bekerja dengan lebih banyak dan lebih cepat. Teknologi baru dapat mengubah aliran informasi, memungkinkan lebih banyak orang untuk mengakses dan berbagi informasi, mengganti langkah-langkah berurutan dengan tugas-tugas yang dapat dilakukan secara bersamaan, dan menghilangkan penundaan dalam pengambilan keputusan. Teknologi informasi sering kali dapat mengubah cara bisnis bekerja dan juga menghasilkan model proses bisnis yang sepenuhnya baru.

l Dapat memperbaiki kinerja organisasi

Setiap organisasi bisnis memiliki sistem yang mendukung setiap proses dari masing-masing fungsi bisnis—penjualan dan pemasaran, manufaktur dan produksi, keuangan dan akuntansi, dan sumber daya manusia. Sistem fungsional yang beroperasi secara independen yang menjadi pada masa lalu karena mereka tidak dapat dengan mudah berbagi informasi untuk mendukung proses bisnis lintas fungsi. Saat ini banyak yang telah diganti dengan sistem lintas fungsional skala besar yang mengintegrasikan kegiatan proses bisnis terkait dan unit-unit di organisasi.

l Mempermudah pekerjaan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.

Dalam menjalankan proses jual beli biasanya perusahaan hanya bisa dilakukan disaat jam kantor saja, namun dengan adanya ecommerce pelanggan tidak perlu menunggu jam kerja untuk mencari barang yang diperluakan. Kapan saja, dimana saja, dengan bermodal koneksi internet pelanggan dapat melihat katalog perusahaan yang ada di website perusahaan.

KEKURANGAN ECCOMERCE JIKA DIGUNAKAN DALAM PERUSAHAAN

Beberapa kekurangan dari e-commerce adalah sebagai berikut:

1. Ketergantungan yang sangat kuat pada teknologi informasi dan komunikasi

2. Kurangnya undang-undang yang memadai untuk mengatur kegiatan e-commerce, baik nasional maupun internasional

3. Budaya pasar yang menolak perdagangan elektronik (pelanggan tidak bisa menyentuh atau mencoba produk)

4. “Hilangnya” privasi, cakupan wilayah, serta identitas dan perekonomian negara

5. Warna dan kualitas produk yang dijual belum tentu sama antara foto yang ditampilkan di website dengan produk asli.

6. E-commerce tergolong sebuah teknologi yang baru dimana tidak semua orang dapat menerima dan menggunakannya dengan cepat. Konsumen baru membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan ekosistem e-commerce yang masih asing menurut mereka. Hal ini yang membuat customer tidak mengetahui lebih banyak pengetahuan mengenai eccomerce perusahaan.

7. Masalah trust ini bisa timbul apabila bisnis e-commerce ini adalah sebuah yang baru diluncurkan sehingga belum banyak pengalaman dari pembeli yang melakukan transaksi di e-commerce tersebut. Hal ini yang bisa membuat customer kurang percaya dengan adanya eccomerce perusahaan.

8. Security adalah hal terpenting dari sebuah e-commerce. Karena berbagai informasi transaksi dan informasi pribadi dari konsumen diberikan kepada bisnis e-commerce. Jika pengamanan situs tidak diperhatikan dengan baik, hal ini dapat menjadi masalah yang besar bagi kedua belah pihak.

9. Rawan penipuan, Maraknya penipuan transaksi jual beli online menjadi salah satu momok tersendiri bagi pelaku usaha yang jujur. Konsumen yang memiliki pengalaman kurang bagus bakal malas melakukan pembelian secara online. Apalagi budaya pasar menolak sistem perdagangan secara online yang tidak memberikan kesempatan pada konsumen untuk menyentuh barang secara langsung.

Menurut (Sholekan;2009) dampak negatif perdagangan elektronik pada umumnya sebagai berikut:

l Meningkatkan individualisme yaitu pada perdagangan elektronik, seseorang dapat bertransaksi dan mendapatkan barang/jasa yang diperlukannya tanpa perlu bertemu dengan siapapun. Ini membuat beberapa orang menjadi berpusat pada diri sendiri (egois) serta merasa dirinya tidak terlalu membutuhkan kehadiran orang lain dalam hidupnya

l Terkadang menimbulkan kekecewaan yaitu apa yang dilihat di layar monitor komputer kadang berbeda dengan apa yang dilihat secara kasat mata. Seseorang yang membeli lukisan di internet mungkin suatu saat akan mendapati lukisannya tidak memiliki warna yang sama dengan apa yang dilihatnya di layar monitor

l Tidak manusiawi yaitu sering sekali orang pergi ke toko dari pusat perbelanjaan (mall) tidak sekedar ingin memuaskan kebutuhannya akan barang-barang/jasa tertentu. Ia mungkin melakukannya untuk penyegaran atau bersosialisasi dengan rekan-rekan atau keluarganya. Perdagangan elektronik gagal dipandang dari sudut pandang seperti ini. Di internet, meski kita dapat mengobrol dengan orang lain, kita tidak mungkin dapat merasakan jabat tangannya, senyuman ramahnya, atau candanya.


Manfaat Eccomerce bagi Perusahaan

Berikut adalah dampak e-commerce pada penjualan retail yang akan dirasakan oleh para pemilik usaha :

l Penjualan global

e-commerce memungkinkan penjualan secara global, sehingga penjualan pun dapat mencakup pasar yang lebih luas. Lain halnya jika mengandalkan toko fisik yang tentu saja pangsa pasarnya akan sangat terbatas. Melalui e-commerce, seluruh dunia akan melihat penawaran Anda dan melakukan transaksi secara langsung.

l Pengurangan biaya perusahaan

Melalui e-commerce, biaya operasional perusahaan dapat berkurang seperti sewa tempat atau gedung, penyediaan toko dan pegawai. Hal ini akan dapat meningkatkan keuntungan bersih perusahaan. Bagian keuntungan perusahaan inilah yang nantinya sebagian dapat dibagikan kepada pelanggan dalam bentuk diskon.

l Lebih mudah mendapatkan pelanggan baru

Dibandingkan usaha retail secara fisik, retail online akan lebih mudah mendapatkan pelanggan baru. Saat ini banyak orang yang melakukan pencarian sesuatu melalui mesin pencari, dan bukanlah hal yang sulit bagi pelanggan untuk mengikuti link yang disarankan mesin pencari lalu mendarat pada sebuah situs e-commerce milik Anda.

l Memudahkan memberi informasi secara detail

Pada usaha retail biasa, ada keterbatasan dalam membekali karyawan untuk menanggapi pelanggan yang menginginkan informasi secara detail mengenai produk atau layanan. Namun melalui situs e-commerce, Anda dapat membuat informasi secara detail dan menambahkan beberapa informasi lainnya lagi yang dapat memudahkan pelanggan memahaminya.

l Buka sepanjang waktu

Situs e-commerce dapat diakses sepanjang waktu, 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu (24/7). Sehingga sebagai pemilik usaha, hal ini merupakan keuntungan karena dapat meningkatkan arus pelanggan dan jumlah pesanan. Salah satu hal yang tidak Anda temukan pada usaha retail biasa.

KESIMPULAN

Jadi kesimpulan dari makalah kali ini adalah

Eccomerce adalah suatu proses transaksi oleh pembeli dan penjualan yang dilakukan secara electronik.

Market Place adalah tempat yang dapat menjadi sarana untuk melakukan jual beli secara electronik.

Ada beberapa jenis transaksi dalam eccomerce yang biasa ada di lingkungan kita yakni:

l Business to Business adalah perusahaan menjual barang atau jasa keperusahaan lain.

l Business to customer adalah perusahaan menjual barang atau jasa ke kustomer.

l Customer to Customer adalah penjualan barang yang dilakukan dari customer ke customer, biasanya barang yang dijual adalah barang bekas, tapi kualitas masih memiliki nilai jual.

l Customer to Business adalah menjual barang atau jasa ke perusahaan. contohnya Design Grafis.

Beberapa aplikasi utama dalam sebuah perusahaan:

l Sistem perusahaan/Enterprise system

l Sistem manajemen rantai pasokan

l Sistem manajemen hubungan

l Sistem pengetahuan

Ada beberapa kelebihan dan kekurangan yang dapat kita dapatkan dengan menggunaan eccomerce dalam proses bisnis perusahaan.

Kelebihan yang sangat berpengaruh adalah tingkat penjualan yang bisa dilakukan diluar jam kerja atau jam kantor, jangkauan yang luas yang dapat diakese kapan pun dan dimana pun karena yang terpenting adalah jaringan internet.

Kekurangan dari eccomerce ini adalah belum banyak masyrakat yang belum terbuka dengan teknologi, jadi akan merasa kesulitaan jika mereka menggunakan eccomerce dalam melakukan transaksi jual beli. Kurangnya keamanan, dengan menggunakan eccomerce banyak informasi yang akan tersimpan dijaringan, hal tersebut dapat disalahgunakan jika keamanan tidak kuat.

 

 


DAFTAR PUSTAKA

"Putra, Y. M. (2019). Bisnis Elektronik Global dan Kolaborasi. Modul Kuliah Sistem Informasi Manajemen. FEB-Universitas Mercu Buana: Jakarta".

https://www.niagahoster.co.id/blog/apa-itu-ecommerce/ 

https://www.hestanto.web.id/e-commerce-menurut-para-ahli/ 

https://emerhub.com/id/bisnis/apa-saja-kelebihan-kekurangan-e-commerce/ 

https://turboly.com/blog/2016/12/Dampak-E-Commerce-Pada-Penjualan-Retail.html 

 

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (13)

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (15)

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (14)