Sistem Informasi Manajemen (6)

 SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Implementasi Konsep Sistem Manajemen Basis Data Pada PT.X

Disusun Oleh : NUR AZIZAH – 43217120170

Dosen Pengampu : Yananto Mihadi Putra, S.E., M.Si., CMA

 

Abstrak

DBMS adalah suatu sistem atau software yang dirancang khusus untuk mengelola suatu database dan menjalankan operasi terhadap data yang diminta oleh banyak pengguna. Dengan adanya DBMS ini diharapkan alur pekerjaan diperusahaan akan berjalan dengan lebih lancar dan efisien. DBMS yang menjadi perantara untuk user dengan basis data untuk dapat berinteraksi dengan menggunakan bahasa basis data yang telah ditentukan oleh perusahaan.

DBMS (Database Manajemen System) is a system or software specifically designed to manage a database and perform operations on data requested by many users. With this DBMS, it is hoped that the workflow in the company will run more smoothly and efficiently. The DBMS acts as an intermediary for users with the database to be able to interact using the database language that has been determined by the company


PENDAHULUAN

DBMS adalah suatu sistem atau software yang dirancang khusus untuk mengelola suatu database dan menjalankan operasi terhadap data yang diminta oleh banyak pengguna.

Ada dua jenis bahasa Komputer yang dapat digunakan dalam proses interaksi dengan DBMS yaitu adalah sebagai berikut:

l Data Definition Language atau DDL; Ini digunakan untuk menggambarkan desain dari basis data yang secara keseluruhan, mulai dari pembuatan tabel baru, memuat atau me-load indeks, dan juga mengganti tabel.

l Data Manipulation Language atau DML; DML digunakan untuk memanipulasi dan juga merogoh data berdasarkan database, menghapus data dari database, serta mengubah data pada suatu database.


LITERATUR TEORI

DBMS adalah singkatan dari “Database Management System” yaitu sistem penorganisasian dan sistem pengolahan Database pada komputer. DBMS atau database management system ini merupakan perangkat lunak (software) yang dipakai untuk membangun basis data yang berbasis komputerisasi.

DBMS merupakan perantara untuk user dengan basis data, untuk dapat berinteraksi dengan DBMS dapat memakai bahasa basis data yang sudah di tentukan oleh perusahaan DBMS. Bahasa basis data umumnya terdiri dari berbagai macam instruksi yang diformulasikan sehingga instruksi tersebut dapat diproses oleh DBMS.

DBMS (Database Management system) ini juga dapat membantu dalam memelihara serta pengolahan data dalam jumlah yang besar, dengan menggunakan DBMS bertujuan agar tidak dapat menimbulkan kekacauan dan dapat dipakai oleh user sesuai dengan kebutuhan..

Dengan adanya database, tentunya dibutuhkan suatu software atau perangkat lunak yang digunakan untuk mendefinisikan, membuat dan memelihara data yang berada dalam database tersebut. Oleh karena itu dibutuhkanlah suatu sistem atau perangkat lunak yang dapat dipergunakan untuk mengelola suatu database dan menjalankan operasi terhadap data yang diminta oleh database yang kemudian disebut dengan Database Management System (DBMS). Berikut ini merupakan definisi Database Management System (DBMS) menurut beberapa ahli :

l Connolly dan Begg (2010:66), “Database Management System adalah sebuah sistem software yang memungkinkan user untuk mendefinisikan, membuat, menjaga, dan memiliki akses ke basis data”

l Turban (2010:94), “Database Management System adalah program software atau kumpulan program yang menyediakan akses ke database”

l Hoffer, Prescott, & Topi (2009:49), “Database Management System adalah sebuah sistem perangkat lunak yang digunakan untuk membuat, memelihara dan menyediakan akses kontrol ke pengguna basis data”

Dalam menjalankan tugasnya, DBMS memiliki beberapa komponen dalam menjalankan tugasnya. Komponen-komponen DBMS memerlukan perangkat keras seperti komputer, CPU dan lainnya, perangkat lunak seperti software dalam menjalankan sistemnya, DBMS juga memerlukan data-data, desain, dan orang – orangyang menangani DBMS. Pernyataan tersebut diperkuat oleh Connolly dan Begg (2010: 68) yang menjelaskan bahwa komponen DBMS terdiri dari 5 komponen, yaitu:

l Hardware (Perangkat Keras) : DBMS dan aplikasi membutuhkan hardware untuk dapat dijlankan. Perangkat keras tersebut dapat berkisar dari komputer pribadi/tunggal atau jaringan komputer. Perangkat keras tersebut tergantung pada kebutuhanb organisasi dan DBMS yang digunakan.

l Software (Perangkat Lunak) : Perangkat-perangkat lunak yang dibutuhkan dalam menjalankan DBMS. Komponen perangkat lunak tersebut terdiri dari perangkat lunak DBMS itu sendiri dan program aplikasi, bersama dengan sistem operasi termasuk perangkat lunak ja

l Data : Data adalah bagian yang penting dalam DBMS karena data berperan sebagai jembatan antara komponen perangkat lunak dengan komponen manusia

l Procedure : Procedure adalah bagaimana aturan-aturan dalam menggunakan database. Pengguna sistem dan staff yang mengelola database memerlukan prosedur terdokumentasi mengenai cara menggunakan atau menjalankan sistem

l People : Merupakan user atau orang yang terlibat dalam sebuah sistem

Fungsi Database Management System

l Kontrol atas redudansi atau pengulangan data

l Konsistensi data

l Informasi yang diperoleh dari data yang sama lebih banyak

l Data dapat dibagikan

l Meningkatkan integrasi data

l Meningkatkan keamanan data

l Penetapan standarisasi pelaksanaan

l Skala ekonomi

l Kesimbangan dari kebutuhan yang saling bertentangan

l Meningkatkan aksesbilitas dan respon data

l Meningkatkan produktivitas

l Meningkatkan concurrency

l Meningkatkan layanan backup dan recovery

Istilah-istilah yang dipakai dalam DBMS adalah sebagai berikut :

l Entity

Adalah orang, tempat, kejadian atau konsep yang informasinya direkam. Contoh: siswa, buku, pembayaran (Pada Bidang Kemahasiswaan). Pasien, dokter, obat, kamar (Pada Bidang Kedokteran).

l Attribute

Setiap entitas mempunyai atribut atau sebutan untuk mewakili suatu entitas. Atribut  siswa misalnya nobp, nama, alamat, tgl lahir.

l Field

Merepresentasikan suatu atribut dari record yang menunjukkan suatu item data, misalnya nama, alamat, dsb.

l Karakter

Merupakan bagian data yang terkecil, dapat berupa karakter numerik, huruf ataupun karakter-karakter khusus yang membentuk suatu item data.

l Record

Kumpulan dari field membentuk suatu record. Record menggambarkan suatu unit data individu tertentu.

l File

File terdiri dari record-record yang menggambarkan satu kesatuan data yang sejenis. Misalnya file mata kuliah berisi data tentang semua mata kuliah yang ada.

l Data Value (Nilai atau isi Data)

Adalah data aktual atau informasi yang disimpan pada tiap data elemen atau atribut. Contoh data value untuk atribut nama mahasiswa adalah Sutrisno, Budiman.

l Tuple

Adalah kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan, menginformasikan tentang suatu entity secara lengkap. Satu record mewakili satu data atau informasi tentang seseorang misalnya : nobp, nama, alamat, tgl lahir (2311011, Nirwan, Palembang, 15 April 1980).

Komponen DBMS

Pada umumnya DBMS memiliki beberapa komponen fungsional atau modul. Adapun beberapa komponen DBMS adalah sebagai berikut:

l File Manager

Komponen yang mengelola ruang di dalam disk dan juga struktur data yang digunakan untuk merepresentasikan informasi yang tersimpan pada disk.

l Database Manager

Komponen yang menyediakan interface antar data low-level yang terdapat pada basis data dengan program aplikasi serta query yang diberikan ke suatu sistem.

l Query Processor

Komponen yang berfungsi menerjemahkan perintah dalam bahasa query ke instruksi low-level yang dapat dimengerti database manager.

l DML Precompiler

Komponen yang mengkonversi perintah DML, yang ditambahkan pada suatu program aplikasi ke pemain prosedur normal dalam bahasa induk.

l DDL Compiler

Komponen yang mengkonversi berbagai perintah DDL ke dalam sekumpulan tabel yang mengandung meta data.


PEMBAHASAN

Data base menjadi salah satu hal yang penting sekarang ini dalam menjalankan sebuah sistem, jika dalam sebuah sistem tidak memiliki data base, maka sistem yang dimiliki tidak memiliki informasi apapun untuk dibagian dan disebarluaskan. Da

Database atau basis data merupakan sebuah kumpulan data yang terorganisasi dan dihubungkan satu sama lain untuk memudahkan pencarian informasi. Maka, database perusahaan berarti kumpulan berbagai data dan informasi tentang perusahaan yang disusun sistematis. Data tersebut dapat diperiksa, diolah, ataupun dimanipulasi menggunakan program komputer untuk kepentingan perusahaan.

Bagi perusahaan ada beberapa manfaat yang didapat jika menggunakannya dalam mendukung kinerja perusahaan.

1. Mempermudah Pengelompokan Data

Database menjadikan pekerjaan mengelompokkan data menjadi lebih mudah. Data dan informasi dapat dikumpulkan berdasarkan kategori sehingga mudah dipahami oleh orang yang menggunakannya.

Karena data terorganisasi dengan baik, pencarian suatu data pun menjadi mudah. Database sendiri mampu mengurutkan data sehingga teratur dan dapat terkumpul secara cepat. Hasilnya, database mampu memberikan informasi yang dibutuhkan dengan cepat dan tepat.

2. Mencegah Data Ganda

Database membuat pengelompokan data menjadi lebih efektif, mencegah data terduplikasi dan menghindari adanya data yang tidak konsisten. Database juga dapat mengurangi kemungkinan data ganda atau berulang dalam berkas-berkas yang berbeda.

3. Memudahkan Pengelolaan Data Perusahaan

Dengan adanya database perusahaan, proses penyimpanan, akses, pembaruan, dan penghapusan data bisa dilakukan dengan mudah. Selain itu, data pada database tidak mudah diubah oleh semua orang meskipun data digunakan oleh berbagai pihak, karena dapat dikontrol dari server pusat saja.

4. Menjaga Kualitas Data

Kualitas data yang disimpan dalam database lebih terjaga, sehingga hasil data yang diakses sama dengan yang di-input ke dalamnya. Database memungkinkan integritas informasi terjaga, karena database akan memastikan data akurat, mudah diakses, konsisten, dan berkualitas.

5. Meningkatkan Kinerja Aplikasi

Menggunakan database perusahaan, kinerja aplikasi yang digunakan oleh perusahaan pun dapat lebih terkontrol dan efektif. Pada akhirnya, aplikasi tersebut mampu membantu meningkatkan keuntungan perusahaan. Database yang dibuat dan dikelola dengan baik juga dapat membantu perusahaan membuat aplikasi baru tanpa mengubah struktur database yang sudah ada.

6. Menjaga Kerahasiaan Data

Database menjamin keamanan data dan informasi perusahaan dengan cara menyisipkan kode akses pada data-data tertentu yang tidak dibuka untuk semua kalangan. Database perusahaan yang dikelola dengan Database Management System (DMS) biasanya dilengkapi dengan manajemen pengguna yang memungkinkan pembuatan hak akses berbeda-beda antara satu pengguna dengan yang lain. Data akan terjaga independensinya karena orang lain tidak dapat memanipulasi meskipun dapat mengaksesnya.

7. Memudahkan Berbagi Data

Adanya database memungkinkan pembagian data atau informasi kepada sesama pengguna yang lain. Database dapat digunakan secara bersamaan dalam suatu perusahaan, misalnya diakses secara bersamaan antara admin, bagian pemasaran, dan manajemen. Dalam waktu bersamaan mereka memerlukan database tentang data pemasok, tetapi tidak harus membuat database masing-masing.

Keuntungan dan kerugian DBMS

Keuntungan

Keuntungan DBMS menurut Connolly dan Begg (2005:26), yaitu :

l Penggunaan data bersama (sharing of data)

l Mengurangi kerangkapan data

l Menghindari ketidakkonsistenan data

l Integritas data terpelihara

l Keamanan terjamin

l Penyimpanan data dalam jumlah yang besar

l Penetapan standarisasi

l Meningkatkan produktivitas

l Layanan Back up dan Recovery semakin baik

Keuntungan DBMS menurut Ramakrishnan dan Gehrke (2003:9) adalah sebagai berikut :

l Data Independence

l Efficient Data Access

l Integritas dan keamanan data

l Data Administration

l Concurrent Access and Crash Recovery

l Reduced Application Development Time

Keuntungan DBMS menurut Abdul Kadir (2001:17) adalah :

l Kepraktisan : Mengginakan media penyimpanan sekunder yang berukuran kecil tetapi padat informasi

l Kecepatan : Mesin dapat mengambil atau mengubah data jauh lebih cepat dari pada manusia

l Mengurangi Kejemuan : Dengan menggunakan tangan dalam mengganti informasi cenderung bisa membuat kejemuan, namun dengan DBMS ini bisa mengurangi kejemuan

l Kekinian : Informasi yang tersedia pada DBMS akan bersifat mutakhir dan akurat setiap saat

Kerugian

Kerugian DBMS menurut Connolly dan Begg (2005:29) yaitu:

l Rumit : Karena penetapan fungsi dari DBMS yang baik, menyebabkan DBMS menjadi software yang cukup rumit. Seluruh user harus mengetahui fungsi-fungsi yang ada dengan baik, sehingga dapat memperoleh manfaatnya

l Ukuran : Kerumitan dan banyaknya fungsi yang ada menyebabkan DBMS memerlukan banyak software pendukung yang mengakibatkan penambahan tempat penyimpanan dan memori

l Biaya DBMS : Biaya dari DBMS bergantung pada lingkungan dan fungsinya

l Biaya Tambahan Hardware : Keperluan tempat pengimpanan untuk DBMS dan basis data mengharuskan membeli tempat penyimpanan tambahan

l Biaya Konversi : Biaya DBMS dan tambahan hardware mungkin tidak berarti dibandingkan dengan harga untuk mengubah aplikasi yang ada untuk menjalankan DBMS dan hardware yang baru

l Penampilan (Performance) : Pada dasarnya DBMS dibuat untuk menyediakan banyak aplikasi, akibatnya mungkin beberapa aplikasi akan berjalan tidak seperti biasanya

l Dampak yang Tinggi dari Kegagalan : Karena sistem yang terpusat, jika seluruh pengguna dan aplikasi terakses dari DBMS maka kerusakan pada bagian manapun dari sistem akan menyebabkan operasi terhenti


KESIMPULAN

DBMS merupakan perantara untuk user dengan basis data, untuk dapat berinteraksi dengan DBMS dapat memakai bahasa basis data yang sudah di tentukan oleh perusahaan DBMS. Bahasa basis data umumnya terdiri dari berbagai macam instruksi yang diformulasikan sehingga instruksi tersebut dapat diproses oleh DBMS.

Banyak manfaat dan fungsi dengan adanya DBMS dalam perusahaan. Pastinya dengan adanya DBMS membuat kinerja perusahaan akan lebih baik dan kualitas data perusahaan jadi lebih akurat, jika memang ada kesalahan atau data yang buruk itu kemungkinan besar dikarenakan human error atau kesalahan karyawan dalam memasukan data.

Dengan adanya DBMS ini kepraktisan, kebaruan informasi, kecepatan dan keamanan akan dapat diperoleh jika penggunaanya dilakukan dengan baik dan maksimal. Tidak luput dengan kekurangan DBMS juga memilikinya diantaranya, apabila sistem yang digunakan telah diretas oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dan keamanan pada sistem tidak kuat dan berlapis, maka data yang ada pada sistem bisa saja rusak dan bocor. Selain itu biaya yang akan dikeluarkan untuk mengembangkan DBMS cukup mahal sesuai dengan ruang lingkup pemanfaatan DBMS itu sendiri.

 

 

 

 


DAFTAR PUSTAKA

Putra, Y. M. (2018). Sistem Manajemen Basis Data. Modul Kuliah Sistem Informasi Manajemen. FEB-Universitas Mercu Buana: Jakarta

https://tugasakhir.id/landasan-teori-keuntungan-dan-kerugian-dbms/ 

https://tugasakhir.id/landasan-teori-database-management-system-dbms/ 

https://raharja.ac.id/2020/04/25/dbms-database-management-system/  

https://rifqimulyawan.com/blog/pengertian-dbms/ 

https://bahasan.id/ini-alasan-kenapa-database-perusahaan-penting/#:~:text=Database%20memiliki%20peran%20penting%20mengelola,Database%20Management%20System%20(DMS). 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (13)

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (15)

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (14)