SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (10)

 SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

 Sistem Informasi Untuk Persaingan Keunggulan

Disusun Oleh : Nur Azizah – 43217120170

Dosen Pengampu : Yananto Mihadi Putra, S.E., M.Si., CMA

Abstrak

Keunggulan kompetitif tidak hanya dapat dicapai melalui pengelolaan sumber daya fisik, akan tetapi sumber daya virtual ternyata juga dapat memainkan peranan yang besar. Michael E. Porter diakui sebagai orang yang paling banyak mengungkapkan konsep keunggulan kompetitif dan mengontribusikan pemikiran-pemikiran mengenai rantai nilai (value chain) dan sistem nilai (value system), yang setara dengan melihat sesuatu secara sistem atas perusahaan dan lingkungannya. Para eksekutif perusahaan dapat menggunakan informasi tersebut untuk mendapatkan keunggulan strategis, taktis, dan operasional.

Competitive advantage can not only be achieved through the management of physical resources, but virtual resources can also play a big role. Michael E. Porter is recognized as the person who most expressed the concept of competitive advantage and contributed thoughts about the value chain (value chain) and value system (value system), which is equivalent to seeing something systemically on the company and its environment. Company executives can use this information to gain strategic, tactical, and operational advantages.

.


PENDAHULUAN

Model sistem umum perusahaan akan dapat menjadi contoh pola yang baik untuk menganalisis sebuah organisasi. Model ini akan menyoroti unsur-unsur yang seharusnya ada dan bagaimana unsur-unsur tersebut seharusnya berinteraksi. Dalam hal yang sama, model delapan unsur lingkungan sebuah perusahaan dapat menjadi suatu cara yang baik untuk memahami kompleksitas dari bagaimana perusahaan akan berinteraksi dengan lingkungannya. Integrasi antara model sistem umum dan model delapan unsur lingkungan akan menjadi dasar dari suatu konsep manajemen rantai pasokan (supply chain management).

Keunggulan kompetitif tidak hanya dapat dicapai melalui pengelolaan sumber daya fisik, akan tetapi sumber daya virtual ternyata juga dapat memainkan peranan yang besar. Michael E. Porter diakui sebagai orang yang paling banyak mengungkapkan konsep keunggulan kompetitif dan mengontribusikan pemikiran-pemikiran mengenai rantai nilai (value chain) dan sistem nilai (value system), yang setara dengan melihat sesuatu secara sistem atas perusahaan dan lingkungannya. Para eksekutif perusahaan dapat menggunakan informasi tersebut untuk mendapatkan keunggulan strategis, taktis, dan operasional 

 

 


LITERATUR TEORI

Perusahaan dan Lingkungannya

Perusahaan adalah Suatu sistem fisik yang dikelola melalui penggunaan sebuah sistem virtual. Sistem fisik perusahaan merupakan suatu sistem terbuka di mana ia berhadapan dengan lingkungannya. Sebuah perusahaan mengambil sumber daya dari lingkungannya, mengubah sumber daya tersebut menjadi produk dan jasa, dan mengembalikan sumber daya yang telah diubah kembali ke lingkungan.

Aliran Sumber Daya Fisik

Sumber daya fisik sebuah perusahaan meliputi pegawai, bahan baku, mesin, dan uang. Pegawai dipekerjakan oleh perusahaan, diubah ke tingkat keahlian yang lebih tinggi melalui pelatihan dan pengalaman, dan pada akhirnya meninggalkan perusahaan. Bahan baku memasuki perusahaan dalam bentuk input mentah dan diubah menjadi barang jadi, yang kemudian dijual kepada para pelanggan perusahaan.

Mekanisme Pengendalian Perusahaan

Unsur-unsur perusahaan yang mengendalikan operasinya sendiri meliputi :

1. standar kinerja yang harus dipenuhi oleh perusahaan jika ia ingin mencapai tujuannya secara keseluruhan,

2. manajemen perusahaan, dan

3. suatu pemroses informasi yang mengubah data menjadi informasi

Lingkaran Umpan Balik

Lingkaran Umpan Balik (feedback loop) terdiri atas sumber-sumber daya virtual. Data dikumpulkan dari perusahaan dan dari lingkungan lalu dimasukkan ke dalam pemroses informasi, yang mengubahnya menjadi informasi. Informasi ini kemudian diberikan kepada para manajer, yang melakukan pengambilan keputusan yang akan memengaruhi perubahan-perubahan yang dibutuhkan pada sistem fisik.

Perusahaan di dalam Lingkungannya

Sebuah perusahaan tercipta atas dasar tujuan untuk memberikan produk dan jasa yang memenuhi kebutuhan lingkungannya. Sama pentingnya, sebuah perusahaan tidak akan dapat berfungsi tanpa sumber daya yang diberikan oleh lingkungannya.

Aliran Sumber Daya Lingkungan

Perusahaan terhubung dengan unsur-unsur lingkungannya melalui aliran sumber daya lingkungan (environmental resource flows). Aliran-aliran yang umum terjadi meliputi aliran informasi dari pelanggan, aliran bahan baku kepada pelanggan, aliran uang kepada pemegang saham, dan aliran bahan baku dari pemasok.

Mengelola Aliran Sumber Daya Fisik – Manajemen Rantai Pasokan (Supply Chain Management)

Jalur yang memfasilitasi aliran sumber daya fisik dari pemasok kepada perusahaan dan selanjutnya kepada pelanggan disebut sebagai rantai pasokan (supply chain).

Manajemen rantai pasokan terdiri atas aktivitas-aktivitas berikut ini :

l Meramalkan permintaan pelanggan.

l Membuat jadwal produksi.

l Menyiapkan jaringan transportasi.

l Memesan persediaan pengganti dari para pemasok.

l Menerima persediaan dari pemasok.

l Mengelola persediaan-bahan mentah, barang dalam proses, dan barang jadi.

l Melakukan produksi.

l Melakukan transportasi sumber daya kepada pelanggan.

l Melacak aliran sumber daya dari pemasok, di dalam perusahaan, dan kepada pelanggan.

Sistem Elektronik

Seiring dengan mengalirnya sumber daya melalui rantai pasokan maka mereka akan dapat dilacak secara elektronis, langkah demi langkah. Seiring dengan bergeraknya sumber daya melalui rantai pasokan, setiap tindakan akan dicatat dalam terminal komputer yang terdapat di lokasi pemasok, di dalam area penerimaan perusahaan, di dalam area persediaan dan produksi perusahaan, di dalam area pengiriman perusahaan, di dalam kendaraan yang digunakan oleh transportir, dan di lokasi pelanggan.

Manajemen Rantai Pasokan dan Sistem Perencanaan Sumber Daya Usaha

Manajemen rantai pasokan hanya salah satu aspek dari sistem perencanaan sumber daya perusahaan (enterprise resource planning-ERP), namun memainkan peranan yang sangat penting dalam operasi.

 


PEMBAHASAN

Seorang profesor bisnis dari Harvard Business School Michael Porter secara fundamental menjelaskan strategi menjadi dua, yaitu melakukan hal yang pebisnis lain lakukan (secara lebih hemat). Dan melakukan hal yang pebisnis lain tidak bisa lakukan. Kedua hal tersebut bagi Michael memiliki peluang yang besar untuk berhasil ketika diterapkan. Poin satu berarti bersaing di aspek harga dengan kompetitor. Sementara poin yang kedua, bisa saja lebih ekonomis atau tidak. Pada intinya, menurut Michael strategi adalah ketika sebuah perusahaan hanya bisa meraih kesuksesan ketika memiliki posisi yang unik pada marketplace-nya.

Kemudian profesor studi manajemen McGill University Henry Mintzberg di Montreal, Kanada, menjabarkan strategi dalam 5P yaitu Plan, Ploy, Pattern, Position, dan Perspective. Perbedaan yang mendasar antara kedua pandangan dalam menjabarkan strategi adalah pendekatan Michael terasa lebih kaku dan terencana. Sedangkan pandangan Henry lebih memberikan ruang untuk belajar, berubah, dan menyesuaikan dengan dinamika yang terjadi pada bisnis. Ada 5 strategi yang efektif yang dapat diterapkan agar bisnis yang sedang digeluti dapat terus berkembang, yaitu

Strategi Pertumbuhan

Growth strategy berarti secara konstan memperkenalkan fitur baru dari produk yang sudah ada. Seringkali perusahaan dituntut untuk memodifikasi atau menjadi lebih inovatif agar dapat terus kompetitif di industrinya. Jika tidak, pelanggan akan lari ke produk kompetitor yang menawarkan teknologi yang lebih canggih. Tidak hanya pada perusahaan besar, UMKM juga dapat mengadopsi strategi bisnis pertumbuhan ini. Terkadang, sebuah perusahaan dapat menemukan market baru untuk produk mereka secara tidak sengaja.

Strategi Diferensiasi Produk

Strategi diferensiasi produk adalah salah satu strategi dalam bisnis yang paling efektif untuk UMKM. Melalui strategi bisnis jenis ini, perusahaan dapat menggali secara strategis faktor-faktor pembeda produk dan jasa dari kompetitor. Nilai pembeda dalam strategi ini tidak harus selalu menjadikan perusahaan mengeluarkan biaya lebih untuk mengkapitalisasikannya.

Strategi Harga

Strategi harga seringkali meliputi pemberlakuan harga produk yang lebih tinggi dibanding kompetitor, terutama ketika ada di fase awal pengenalan produk. Para pelaku UMKM dapat menggunakan strategi ini dan menjadikannya motor akselerasi pembalik modal produksi dan iklan yang mungkin telah dilakukan jika sukses diimplementasikan.

Strategi Akuisisi

Para pebisnis yang memiliki modal yang cukup besar dapat memakai strategi bisnis akuisisi ini. Strategi bisnis akuisisi artinya membeli salah satu perusahaan dan/atau lini produksi tambahan dari produk yang sudah ada. Keuntungan dari strategi ini adalah dengan modal yang besar, maka sebuah perusahaan dapat lebih leluasa dalam menilai potensi bisnis perusahaan yang akan diakuisisi yang sesuai dengan visi perusahaan pemilik modal.

Strategi Konten

Di era digital yang semakin canggih ini, strategi konten merupakan strategi bisnis efektif yang wajib dikembangkan secara matang dan diimplementasikan dengan benar. Ketika bisnis menggunakan strategi bisnis yang jelas melalui konten, maka konten yang telah dibuat akan bekerja dengan efisien. Hal ini karena konten yang dikembangkan akan menjadi lebih spesifik.

Cara Menghadapi Persaingan Bisnis

Menawarkan Harga yang Kompetitif

Saat menentukan harga yang pantas untuk dipasarkan, coba untuk harga yang dikenakan dalam menjual barang tidak jauh dari harga pesaing. Jika memang HPP produk yang dimiliki lebih tinggi dan tidak memungkinkan untuk menggunakan harga pesaing. Maka tonjolkan kualitas yang lebih pada barang yang dimiliki.

Jangan Menjatuhkan Pesaing

Jangan sampai membuat statement atau mengeluarkan pendapat yang menjatuhkan pesaing. Jika seorang pelanggan memancing untuk mengungkapkan kejelekan dari pesaing, usahakan jangan ikut membantu. Jawablah dengan ucapan yang sopan, asalkan jangan cuek atau terkesan tidak peduli dengan curahan hati pelanggan

Memberikan Pelayanan yang Baik untuk Memenangkan Persaingan Bisnis

Mulai dari membuat SOP pelayanan dan berikan training ke seluruh karyawan. Minta karyawan untuk melayani konsumen dengan baik, mulai dari senyum dan akhiri dengan senyum kembali.

Perluas Target Pasar

Pentingnya memperluas pasar seperti menambahkan jenis produk dengan perencanaan target pasar yang baru. Sebagai contoh, jika selama ini target penjualan hanya remaja, memproduksi atau menambahkan produk yang sering digunakan oleh ibu rumah tangga dapat dilakukan untuk memperluas pasar.

Melakukan Promosi yang Tepat

Sebelum memilih jenis promosi untuk bisnis yang dimiliki, lakukan riset terhadap para pesaing terlebih dahulu. Cari metode promosi yang tepat, efisien, dan tepat sasaran.

Perkuat Brand yang Anda Miliki

Bukan tentang seberapa besar keuntungan yang dapat diraih, atau seberapa banyak laba yang bisa didapat dalam jangka waktu dekat. Hal terpenting di sini adalah seberapa besar brand dan produk memiliki potensi untuk menghasilkan pendapatan dalam jangka waktu yang panjang.

Mengetahui Pesaing Bisnis

Mengetahui pesaing bisnis, berarti mengetahui apa kelebihan dan kelemahan kompetitor. Dari kelebihan yang dimiliki oleh pesaing kita dapat mengembangkannya menjadi kelebihan yang memiliki ruang lingkup yang lebih besar lagi. Kemudian untuk kekurangan dari pesaing, dapat digunakan untuk membuat kewaspadaan agar produk yang dimiliki memiliki kekurangan tersebut, lebih baik lagi jika dapat meminimalisir kekurangan.

Kenali Kebiasaan Konsumen

Pepatah jika konsumen adalah raja bisa saja terjadi, dimana minat konsumen bisa berubah ubah dari waktu ke waktu, maka dari itu produsen harus update dengan perkembangan kebiasaaan dan kebutuhan konsumen.

Gunakan Internet Marketing

Para konsumen cenderung ingin berbelanja dalam ruang yang lebih privat dan terhindar dari keramaian. Internet membuka pintu yang lebar produsen untuk berinovasi Dengan adanya Internet, hal ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendapatkan dampak baik dari teknologi terkini ini. Proses promosi, proses order dan kemudahan lainnya yang bisa di berikan untuk pelayanan prima customer harus dilakukan untuk mendapatkan kepercayaan dan penilaian yang baik dari pihak ekstenal. Hal ini dapat mengangkat citra dan penilaian perusahaan.


KESIMPULAN

Pesaingan dalam melakukan bisnis pasti akan selalu, karena inovasi akan terus berkembang menjadi lebih baik lagi dari yang telah ada. Maka dari itu, upgarade informasi, pengetahuan, dan skill sangat diperlukan dalam menjalankan bisnis. Banyak hal yang dapat dilakukan dan diubah untuk menjalankan bisnis agar tidak kalah saing dengan pesaing-pesaing.

Internet menjadi salah satu hal baik dan efektif untuk melakukan promosi sebagai salah satu pilihan agar produk yang dimiliki mendapatkan posisi di hati para customer.

Memberikan pelayanan yang baik dan pelayanan yang berkualitas, membuat brand atau produk akan memiliki ciri khas tersendiri bagi customer. Dapat di ingat dan dapat diandalkan menjadi salah satu dari banyak hal yang menjadi acuan agar customer bisa menjadi pelanggan tetap sebuah brand atau produk.

Promosi yang baik dan selalu memberikan inovasi yang dibutuhkan oleh masyarakat akan menjadi daya tarik dan kelebihan brand dimata masyarakat. Beberapa hal diatas dapat dilakukan untuk dapat bersaing dengan produk lain di dunia bisnis.

 


DAFTAR PUSTAKA

https://www.jurnal.id/id/blog/2018-5-strategi-pemasaran-untuk-sukses-menghadapi-persaingan-ukm/ 

https://www.jurnal.id/id/blog/mengenal-keunggulan-kompetitif-pada-bisnis/  

Putra, Y. M., (2018). Sistem Informasi Untuk Persaingan Keunggulan. Modul Kuliah Sistem Informasi Manajemen. FEB-Universitas Mercu Buana: Jakarta

https://www.jurnal.id/id/blog/strategi-bisnis-yang-efektif-untuk-menang-dalam-persaingan/#Cara_Menghadapi_Persaingan_Bisnis 

https://www.seputarpengetahuan.co.id/2017/11/pengertian-perusahaan-menurut-para-ahli.html  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (13)

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (15)

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (14)