SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (12)

 SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

 SISTEM INFORMASI PENGELOLA PENGETAHUAN & SUMBER DAYA

Disusun Oleh : Nur Azizah – 43217120170

Dosen Pengampu : Yananto Mihadi Putra, S.E., M.Si., CMA

Abstrak

Manajemen pengetahuan adalah serangkaian proses untuk membuat, menyimpan, mentransfer, dan menerapkan pengetahuan dalam organisasi. Sistem manajemen pengetahuan keseluruhan perusahaan adalah upaya diseluruh perusahaan untuk mengumpulkan, menyimpan, mendistribusikan, dan menerapkan data digital dan pengetahuan.

Knowledge management is a set of processes for creating, storing, transferring, and applying knowledge in organizations. An enterprise-wide knowledge management system is an enterprise-wide attempt to collect, store, distribute, and apply digital data and knowledge.


PENDAHULUAN

Manajemen pengetahuan dan sistem kolaborasi di antara pertumbuhan yang tercepat dari area investasi perangkat lunak korporat dan pemerintah. Pada dekade yang lalu telah memperlihatkan lonjakan pertumbuhan dalam penelitian mengenai pengetahuan dan manajemen pengetahuan dalam bidang ekonomi, manajemen, dan sistem informasi.

Manajemen pengetahuan dan kolaborasi sangat erat terkait. Pengetahuan yang tidak dapat dikomunikasikah dan dibagikan dengan orang lain menjadi hampir tidak berguna. Pengetahuan menjadi bermanfaat dan ditindaklanjuti ketika dibagikan ke seluruh perusahaan.

Seperti manusia, organisasi-organisasi menciptakan dan mengumpulkan pengetahuan dengan menggunakan berbagai macam mekanisme pembelajaran organisasional. Melalui pengumpulan data pengukuran yang teliti atas aktivitas yang direncanakan coba (percobaan eksperimen), dan umpan balik dari pelanggan dan lingkungan pada umumnya, maka organisasi akan memperoleh pengalaman. Organisasi yang belajar untuk menyesuaikan perilaku mereka mencerminkan pembelajaran tersebut dengan menciptakan proses bisnis yang baru dan dengan mengubah pola dalam pengambilan keputusan manajemen. Proses perubahan ini disebut dengan pembelajaran organisasional (organizational learning). Dapat dikatakan, organisasi-organisasi yang dapat merasakan dan memberikan tanggapan terhadap lingkungan mereka secara cepat akan bertahan hidup lebih lama daripada organisasi-organisasi yang memiliki  mekanisme pembelajaran yang buruk.

 


LITERATUR TEORI

Rantai Nilai Manajemen Pengetahuan

Manajemen pengetahuan (knowledge management) mengacu pada serangkaian proses bisnis yang dikembangkan dalam suatu organisasi untuk menciptakan, menyimpan, memindahkan, dan menerapkan pengetahuan. Manajemen pengetahuan akan meningkatkan kemampuan dari organisasi untuk belajar dari lingkungannya dan untuk memadukan pengetahuan ke dalam proses bisnisnya. Tiap-tiap langkah dalam rantai nilai akan menambah nilai pada data mentah dan informasi sebagaimana mereka diubah ke dalam pengetahuan yang dapat digunakan.

Membangun Modal Organisasional dan Modal Manajemen: Kolaborasi, Komunitas Praktik, dan Lingkungan Perkantoran

Selain aktivitas yang telah dijelaskan, para manajer dapat membantu dengan cara mengembangkan peranan dan tanggung jawab baru dalam organisasi untuk memperoleh pengetahuan. Termasuk di dalamnya adalah menciptakan posisi-posisi baru, seperti direktur eksekutif manajemen pengetahuan, staf yang ditugaskan untuk membantu manajer pengetahuan, dan membentuk komunitas praktik. Komunitas praktik (community of practiceCOP) adalah jaringan umum informal yang terdiri atas para profesional dan karyawan baik di dalam maupun di luar perusahaan dengan minat dan kegiatan yang sama. Kegiatan komunitas ini termasuk pendidikan perorangan atau kelompok, konferensi, newsletter online, serta setiap harinya saling berbagi pengalaman dan teknik untuk menyelesaikan masalah dalam pekerjaan tertentu. Banyak organisasi, seperti IBM, U.S. Federal Highway Administration, dan Bank Dunia mendorong penciptaan ribuan komunitas online yang serupa. Praktik komunitas tersebut sangat bergantung pada lingkungan perangkat lunak (perangkat lunak) yang memungkinkan terciptanya kolaborasi dan komunikasi.

 


PEMBAHASAN

TIPE SISTEM MANAJEMEN PENGETAHUAN

Terdapat 3 tipe dari sistem manajemen pengetahuan yang sangat penting: sistem manajemen pengetahuan keseluruhan perusahaan, sistem kerja pengetahuan, dan teknik kecerdasan. Gambar di bawah memperlihatkan penerapan dari sistem manajemen pengetahuan untuk masing-masing 3 kategori utama tersebut.

l Sistem manajemen pengetahuan keseluruhan perusahaan (enterprise-wide knowledge management systems) Merupakan upaya keseluruhan perusahaan yang bertujuan umum untuk mengumpulkan, menyimpan, mendistribusikan, serta menerapkan isi dan pengetahuan digital. Sistem-sistem ini meliputi kapabilitas untuk mencari informasi, menyimpan data yang terstruktur dan yang tidak terstruktur, serta menempatkan keahlian dari karyawan di dalam perusahaan. Sistem manajemen pengetahuan keseluruhan perusahaan juga termasuk teknologi pendukung, seperti portal, mesin pencari, kolaborasi dan alat bantu sosial bisnis, dan sistem manajemen pembelajaran. Perkembangan perangkat lunak dan workstation canggih yang terhubung ke jaringan untuk membantu teknisi dan ilmuwan dalam menemukan pengetahuan baru telah menciptakan sistem kerja pengetahuan baru seperti perancangan yang dibantu komputer, visualisasi, simulasi, dan sistem realitas virtual.

l Sistem kerja pengetahuan (knowledge work systemsKWS) adalah sistem yang dikembangkan khusus untuk para teknisi, ilmuwan, dan para pekerja di bidang pengetahuan lainnya yang bertugas memperoleh dan menciptakan pengetahuan baru bagi perusahaan mereka.

l Manajemen pengetahuan juga meliputi kelompok yang beraneka ragam dari teknik kecerdasan (intelligent techniques) seperti penelusuran data, sistem ahli, jaringan neural, logika fuzzy, algoritme genetika, dan agen intelegen. Teknik-teknik ini memiliki tujuan yang berbeda­ beda, dari yang menitikberatkan pada penemuan pengetahuan (penelusuran data dan jaringan neural/jaringan syaraf), hingga penyaringan informasi dalam bentuk atur.in untuk suatu program komputer (sistem ahli dan logika fuzzy), untuk menemukan solusi yang optimal bagi permasalahan (algoritme genetika).

SISTEM KERJA PENGETAHUAN

Sistem pengetahuan keseluruhan perusahaan yang baru saja kita bahas menyediakan jangkauan kemampuan menyeluruh yang dapat digunakan oleh banyak orang tidak hanya semua pekerja dan kelompok di dalam suatu organisasi. Perusahaan juga memiliki sistem yang dikhususkan bagi pekerja berpengetahuan untuk membantu mereka dalam menciptakan pengetahuan yang baru dan untuk memastikan bahwa pengetahuan tersebut terintegrasi dengan tepat ke dalam bisnis

Pekerja Pengetahuan dan Kerja Pengetahuan

Pekerja pengetahuan biasanya memiliki tingkat pendidikan yang tinggi, memiliki keanggotaan di organisasi profesional, dan kerap diminta untuk melakukan penilaian sebagai aspek rutin dari pekerjaan mereka. Sebagai contohnya, pekerja pengetahuan menciptakan produk baru atau mencari cara untuk meningkatkan kualitas produk yang sudah ada. Pekerja pengetahuan melakukan tiga peran kunci yang sangat penting bagi organisasi dan untuk manajer yang bekerja dalam organisasi:

l Menjaga aliran pengetahuan dalam perusahaan seiring dengan perkembangan perusahaan­ dalam teknologi, sains, pemikiran sosial, dan seni.

l Bertugas melayani sebagai konsultan internal mengenai pengetahuan khusus mereka, berbagai perubahan yang terjadi, dan kesempatan yang muncul.

l Bertindak sebagai agen perubahan, mengevaluasi, merintis, dan mendukung proyek-proyek perubahan.

Kebutuhan Sistem Kerja Pengetahuan

Kebanyakan pekerja pengetahuan mengandalkan sistem perkantoran, seperti pengolah kata, voice mail, e-mail, konferensi video, dan sistem penjadwalan yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas di kantor. Pekerja pengetahuan juga memerlukan sistem kerja pengetahuan yang sangat spesifik dengan grafis, alat bantu analisis, dan kemampuan komunikasi dan manajemen dokumen yang canggih.

Sistem ini memerlukan kekuatan komputasi mendasar untuk menangani grafik-grafik yang rumit atau perhitungan yang kompleks yang dibutuhkan oleh pekerja pengetahuan, seperti peneliti ilmiah, perancang produk, dan analis keuangan. Karena pekerja pengetahuan sangat fokus pada pengetahuan di dunia eksternal, sistem ini juga harus memberikan kemudahan dan kecepatan mengakses database eksternal. Umumnya antar mukanya mudah digunakan dan memungkinkan pengguna untuk melakukan pekerjaan tanpa harus membuang waktu terlalu lama mempelajari cara kerja sistem. Pekerja pengetahuan dibayar mahal, karenanya pemborosan waktu pekerja akan memakan biaya yang terlalu mahal.

Contoh Sistem Kerja Pengetahuan

Penerapan kerja pengetahuan yang utama meliputi sistem CAD, sistem realitas virtual untuk simulasi dan permodelan, serta sentra kerja keuangan. Desain berbantuan komputer (computer-aided designCAD) akan mengotomatisasi penciptaan dan revisi dari desain, dengan menggunakan komputer dan perangkat lunak grafik yang canggih. Menggunakan metodologi desain fisik yang tradisional, maka tiap-tiap modifikasi desain memerlukan cetakan yang akan dibuat dan sebuah prototipe untuk diuji secara fisik. Proses tersebut harus diulang berkali-kali, yang mana merupakan proses yang sangat mahal dan memerlukan banyak waktu. Dengan menggunakan suatu sentra kerja CAD, maka perancang hanya memerlukan untuk membuat suatu prototipe fisik menjelang akhir dari proses desain karena desain dapat dengan mudah diuji dan diubah dengan komputer. Kemampuan dari perangkat lunak CAD untuk menyediakan spesifikasi desain bagi pemrosesan alat bantu dan manufaktur juga akan menghemat sejumlah besar waktu dan uang, sementara itu memproduksi proses manufaktur dengan permasalahan yang jauh lebih sedikit. Sesi Interaktif: Teknologi mengilustrasikan beberapa dari manfaat-manfaat tersebut, dan memperlihatkan bagaimana mereka dapat menjadi suatu sumber dari keunggulan kompetitif.

Teknik Kecerdasan

Kecerdasan artifisial dan teknologi database menyediakan sejumlah teknik  kecerdasan  yang dapat digunakan organisasi untuk memperoleh pengetahuan dari individual dan kolektif serta untuk memperluas dasar pengetahuan mereka. Sistem ahli, penalaran berbasis kasus, dan logika fuzzy digunakan untuk memperoleh pengetahuan tersirat. Jaringan neural dan penelusuran data digunakan untuk penemuan pengetahuan (knowledge discovery). Mereka dapat menemukan pola­ pola yang mendasari, kategori, dan perilaku dalam data yang besar yang menetapkan bahwa tidak dapat ditemukan oleh para manajer semata atau hanya melalui pengalaman. Algoritme genetika digunakan untuk menghasilkan pemecahaan bagi permasalahan yang terlalu besar, dan rumit bagi manusia untuk menganalisis sendiri. Para agen inteligen dapat melakukan otomatisasi tugas rutin untuk membantu perusahaan dalam mencari dan menyaring informasi untuk digunakan dalam perdagangan elektronik, manajemen rantai pasokan, dan aktivitas-aktivitas lainnya.

Dalam sistem ini terdapat beberapa teknik kecerdasan, diantaranya yaitu:

l Sistem Logika Fuzzy

Logika Fuzzy adalah teknologi berbasis aturan yang dapat merepresentasikan ketidakpersisian seperti yang telah disebutkan , dengan menciptakan aturan yang menggunakan nilai subjektif atau nilai yang mendekati. Logika fuzzy dapat menjelaskan fenomena atau proses tertentu secara linguistik, kemudian mempresentasiakannya dalam sejumlah kecil aturan yang fleksibel. Organisasi dapat menggunakan logika fuzzy untuk menciptakan sistem peranti lunak yang menangkap pengetahuan tersirat yang mengandung ambiguitas linguistik. Jaringan saraf tiruan digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang kompleks dan sulit dipahami, di mana sejumlah besar data mengenai masalah tersebut telah dikumpulkan. Jaringan saraf tiruan mencari pola dan hubungan dalam data yang sangat besar yang terlalu rumit dan sulit untuk dianalisis manusia.

l Jaringan Saraf Tiruan

Jaringan saraf tiruan digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang kompleks dan sulit dipahami, dimana sejumlah besar data mengenai masalah tersebut telah dikumpulkan. Jaringan saraf tiruan mencari pola dan hubungan dalam data yang sngat besar yang terlalu rumit dan sulit untuk dianalisis manusia. Jaringan saraf tiruan menemukan pengetahuan ini dengan menggunakan perangkat keras dan peranti lunak yang menyerupai pola-pola pemprosesan dalam otak manusia. Jaringan saraf tiruan ‘ mempelajari’ pola-pola dari jumlah data yang banyak dengan menyaring data, mencari hubungan, membangun model, dan mengoreksi kesalahan model itu sendiri berkali-kali.

l Algoritme Genetik

Algoritme genetik berguna untuk mendapatkan solusi optimal untuk masalah spesifik dengan memeriksa sejumlah besar kemungkinan solusi untuk masalah tersebut. Teknik pemecahan masalah dengan algoritme ini secara konsep berbasis pada metode bagaimana organisme hidup beradaptasi dengan lingkungannya.

l Sistem AI Hibrida

Sistem kecerdasan hibrida adalah sistem yang dapat mengintegrasikan Algoritme genetik, logika fuzzy, jaringan saraf tiruan, dan sistem ahli menjadi aplikasi tunggal untuk mengambil manfaat dari fitur-fitur terbaik teknologi tersebut. Sistem seperti ini disebut system kecerdasan buatan hibrida (hybrid al system) . Aplikasi hibrida dalam bisnis sedang berkembang. Di Jepang, Hitachi, Mitsubishi, Ricoh, Sanyo dan perusahaan lainnya mulaimemasukkan system al hybrid dalam produk produk seperti peralatan rumah tangga, mesin pabrik, dan perlengkapan kantor. Matsushita telah mengembangkan sebuah mesin cuci “neurofuzzi” yang menggabungkan logika fuzzi dengan jaringan saraf tiruan. Nikoo securytas telah mengembangkan system neurofuzzi untuk meramalkan peringkat obligasi.

l Agen inteligen

Agen inteligen adalah program peranti lunak yang bekerja di latar belakang tanpa investasi manusia secara langsung untuk menjalankan tugas-tugas yang spesifik, berulang, dan dapat diprediksi. Tugastugas tersebut dilakukan bagi pengguna perorangan, proses bisnis, atau aplikasi peranti lunak. Agen inteligen menggunakan basis pengetahuan bawaan yang terbatas atau basis pengetahuan yang dipelajari untuk menyelesaikan tugas atau untuk membuat keputusan atas nama pengguna, seperti menghapus e-mail yang tidak berguna, menjadwalkan janji, atau menjelajahi melalui jaringan untuk menemukan biaya perjalanan termurah ke California.


KESIMPULAN

Manajemen pengetahuan adalah serangkaian proses untuk membuat, menyimpan, mentransfer, dan menerapkan pengetahuan dalam organisasi. Sistem manajemen pengetahuan keseluruhan perusahaan adalah upaya diseluruh perusahaan untuk mengumpulkan, menyimpan, mendistribusikan, dan menerapkan data digital dan pengetahuan.

Manajemen pengetahuan dan kolaborasi sangat erat terkait. Pengetahuan yang tidak dapat dikomunikasikah dan dibagikan dengan orang lain menjadi hampir tidak berguna. Pengetahuan menjadi bermanfaat dan ditindaklanjuti ketika dibagikan ke seluruh perusahaan.

ada beberapa type sistem manajemen pengetahuan diantaranya adalah:

1. Sistem manjemen pengetahuan keseluruhan perusahaan adalah upaya keseluruhan perushaan yang memiliki tujuan untuk mengumpul, menyimpan, mendistribusikan serta menerapkan isi dan pengetahuan digital.

2. Sistem pengetahuan adalah sistem pengembangan untuk para teknisi, ilmuwan dan para pekerja di bidang pengetahuan lainnya.

3. Sistem teknik kecerdasan

Teknik ini memiliki beberapa macam jenis dengan tujuan yang berbeda-beda. apa bila teknik ini disesuaikan dengan tujuan yang ingin dicapai, maka hasil yang didapat akan sangat maksimal.

Adapun manfaat yang akan didapat seperti:

l Meningkatkan efisiensi dan efektivitas data secara akurat dan realtime.

l Memudahkan pihak manajemen untuk melakukan perencanaan, pengawasan, pengarahan dan pendelegasian kerja kepada semua departemen yang memiliki hubungan atau koordinasi.

l Meningkatkan kualitas sumber daya manusia karena unit sistem kerja yang terkoordinasi dan sistematis.

l Meningkatkan efisiensi pada proses dan cara kerja

l Meningkatkan produktifitas karyawan

l Meningkatkan aset pengetahuan

l Meningkatkan produktivitas dan penghematan biaya dalam organisasi.


DAFTAR PUSTAKA

Putra, Y. M. (2019). Sistem Manajemen Pengetahuan. Modul Kuliah Sistem Informasi Manajemen. FEB-Universitas Mercu Buana: Jakarta.

https://datakata.wordpress.com/2014/03/31/sistem-informasi-manajemen-mengelola-pengetahuan/ 

https://www.jurnal.id/id/blog/mengenal-sistem-informasi-manajemen-dan-manfaatnya-bagi-perusahaan/#Manfaat_Sistem_Informasi_Manajemen 

https://pakarkinerja.com/manfaat-knowledge-management-atau-manajemen-pengetahuan-bagi-bisnis-perusahaan/ 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (13)

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (15)

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (14)